Sejumlah Bahaya Pangan Bernitrogen Cair: Dapat Sebabkan Pusing, Mual hingga Hilang Kesadaran

wartabeta.com – Kasus keracunan ciki ngebul yang mengandung nitrogen cair belakangan ini menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, jajanan yang terlihat menarik itu justru mempunyai sejumlah bahaya.

Berdasarkan keterangan dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa pihaknya telah menyebarkan surat edaran ke seluruh instansi untuk mencegah terjadinya kasus serupa. Tak hanya itu, surat edaran tersebut juga disebarkan guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat terkait penggunaan nitrogen cair .

“Kami sudah menyebarkan surat edaran ke seluruh instansi terkait untuk mencegah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan nitrogen cair pada pangan siap saji untuk mencegah keracunan pangan,” katanya, dikutip pada Sabtu, 14 Januari 2023.

Maraknya pangan dengan nitrogen cair yang beredar itu membuat Kementerian Kesehatan pun melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi dampak buruk yang bisa saja ditimbulkan. Beberapa upaya tersebut di antaranya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahayanya nitrogen cair pada makanan dan minuman.

Kemudian, mengimbau para orangtua untuk mengingatkan anak-anak mereka agar tidak jajan sembarangan. Selain itu, Kementerian Kesehatan juga melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku usaha agar tidak menggunakan nitrogen cair pada makanan atau minuman yang mereka produksi.

Tak berhenti sampai di situ saja, Kementerian Kesehatan pun melakukan pembinaan dan pengawasan mengenai higienitas dan sanitasi pangan.

Lantas, apa bahaya nitrogen cair pada pangan? Berikut penjelasannya sebagaimana yang dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com.

– Jika menghirup nitrogen cair dengan jumlah berlebihan, maka dapat menyebabkan pusing, mual, muntah dan kehilangan kesadaran,

– Jika tertelan, maka dapat menyebabkan jaringan pada saluran pencernaan rusak dan menimbulkan tekanan besar,

– Jika terkena kulit atau mata, maka dapat menyebabkan kondisi kulit dan jaringan di bawahnya menjadi rusak bahkan mati. Hal itu bisa terjadi lantaran paparan suhu sangat dingin.

Kasus akibat dampak buruk nitrogen cair tersebut telah terdeteksi pada Juli 2022, lalu. Diketahui, pada saat itu, seorang anak mengalami luka bakar saat mengonsumsi ice smoke di Kabupaten Ponorogo.

Kemudian, pada 19 November 2022, sebanyak 23 orang di Tasikmalaya dilaporkan mengalami keracunan setelah mengonsumsi ciki ngebul bernitrogen cair. Kemudian, pada 21 Desember 2022, RS Haji Jakarta menyebutkan bahwa terdapat seorang anak yang menderita nyeri perut usai mengonsumsi ciki ngebul .

Hingga saat ini, terdapat 29 kasus keracunan ciki ngebul di sejumlah daerah. Sebanyak 10 orang di antaranya mengalami gejala, sedangkan sisanya tidak mengalami gejala. ***

error: Content is protected !!