Profil Enner Valencia dan Kisah Kelam Si Penakluk Timnas Qatar di Piala Dunia : Pernah Berjualan Susu Hingga Adiknya Diculik

Wartabeta.com – Berikut ini biografi dan cerita hidup Enner Valencia, sosok yang mendapatkan sorotan usai mencetak brace di laga Qatar vs Ekuador. 

Pertandingan pembuka Piala Dunia 2022 itu berlangsung pada Minggu 20 November 2022 usai rangkaian acara opening ceremony selesai. 

Laga Qatar vs Ekuador itu berlangsung di Stadion Al Bayt Al Khor, tempat berlangsungnya opening ceremony Piala Dunia 2022. 

Dalam laga tersebut, Qatar yang berstatus sebagai tuan rumah harus mengakui keunggulan Ekuador dengan skor 2-0 melalui. 

Dua gol Timnas Ekuador tersebut tercipta oleh Enner Valencia di menit ke-16 dan 31 bahkan ia hampir saja mencetak hattrick andai gol pertama tak dianulir wasit. 

Kekalahan Qatar tersebut membuat rekor tak terkalahkan tuan rumah Piala Dunia putus usai sebelumnya terjadi di edisi 1992. 

Atas aksinya tersebut, Enner Valencia mendapatkan banyak sorotan publik. 

Lalu siapa Enner Valencia? berikut ini profil lengkapnya.

Profil Enner Valencia

Enner Valencia lahir di San Lorenzo, Ekuador pada 4 November 1989 atau kini berumur 33 tahun. 

Penyerang Ekuador ini kini bermain di Liga Turki bersama Fenerbache.

Bersama raksasa Liga Turki itu, Enner Valencia berhasil mencatatkan 32 gol dalam 72 pertandingan. 

Sedangkan di musim ini, ia tampil impresif dengan mencetak 12 gol dalam 13 laga di musim ini. 

Sebelum menjadi penyerang yang sukses di Liga Turki, sebelumnya Enner Valencia merupakan pemain gagal di Premier League. 

Enner Valencia pernah bermain untuk West Ham United dan Everton penampilan di kedua tim Premier League ini mengecewakan. 

Bersama Everton dan West Ham United, Enner Valencia sudah mencatatakan 75 laga namun hanya mencetak 11 gol dan 8 assist saja. 

Kesulitan bersaing dengan striker bintang lainnya di Premier League, Valencia kemudian hijrah ke Tigres UANL, klub divisi utama Liga Meksiko sebelum akhinya hengkang ke Fenerbache di tahun 2020. 

Di level timnas, Enner Valencia berhasil jadi penyerang paling fenomenal di Ekuador. 

Pria berusia 33 tahun ini menyandang status sebagai pemain veteran sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Ekuador. 

Enner Valencia kini menjadi kapten Timnas Ekuador yang memulai debutnya sejak Maret 2012 dan langsung jadi andalan di lini serang. 

Tercatat, ia sudah mendapatkan 75 caps bersama Ekuador dan mencetak 37 gol di semua ajang. 

Di balik kesuksesannya itu, terdapat cerita kelam Enner Valencia, berikut ini selengkapnya. 

Masa Kecil Enner Valencia

Sebelum menjadi penyerang sukses di Timnas Ekuador, Enner Valencia merupakan warga miskin yang mengenal apa itu kekurangan makanan. 

Tempat Enner tinggal merupakan daerah termiskin di Ekuador sehingga ia harus ikut berjuang demi ekonomi keluarga. 

Semasa kecil, Enner Valencia turut membantu ayahnya berjualan susu di jalanan San Lorenzo. 

Bakat Enner Valencia sudah terlihat saat ia gemar menendang apapun yang berbentuk bola. 

Ayahnya yang tak mampu membelikan sebuah bola sepak, mengadiahkan Enner Valencia bola yang terbuat dari kain. 

Enner Valencia yang terus mengasah bakatnya menggunakan bola kain pemberian ayahnya tersebut kini menjadi sosok legenda pesepakbola di negaranya. 

Penculikan adik Enner Valencia

Setelah ia sukses menjadi pesepakbola top dunia, Enner Valencia tetap mendapatkan pengalaman yang pahit. 

Momen pahit tersebut terjadi pada 17 Agustus 2020 yang pada saat itu adiknya bernama Erci diculik di kediamannya. 

Ungkapan pamannya, ada orang bersenjata yang masuk ke rumah Valencia dan melakukan aksi penculikan kepada Erci. 

Penculik tersebut meminta tebusan sebesar £1.5 juta kepada keluarga Valencia. 

Namun berkat kelihaian para agen anti penculikan di Ekuador, mereka berhasil menyelamatkan Erci di hutang Esmaraldas. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *