Mau Geser Wuling, Hyundai Fokus Bangun Citra Baru

wartabeta.com – Sepanjang 2022 penjualan Hyundai diklaim tembus 30.000 unit. Catatan ini meningkat drastis selama dipegang oleh Hyundai Motors Indonesia (HMID) pada akhir 2020 lalu.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bemotor Indonesia (Gaikindo), periode Januari-November 2022, Hyundai mengantungi penjualan sebanyak 26.681 unit atau total 30.000 sampai Desember 2022.

Dengan catatan tersebut merek mobil asal Korea Selatan ini berhasil menggeser Wuling di posisi kedelapan. Adapun merek asal China itu tergusur ke posisi 10 dengan total penjualan sebanyak 24.270 unit.

Menanggapi capaiaj Hyundai tahun lalu, Chief Operating Officer (COO) Hyundai Motors Indonesia (HMID) Makmur, enggan mengomentari persaingan pasar mobil di Indonesia.

“Jadi gini, kalau saya mau komentar tentang itu sebenarnya saya tidak mau berkomentar mengenai kompetisi di pasar. Tapi yang mau saya ceritakan di sini adalah saya sangat berterima kasih kepada kepercayaan masyarakat Indonesia,” kata Makmur di Jakarta, belum lama ini.

Makmur mengatakan, pencapaian Hyundai bisa melesat dalam tiga tahun ini karena memperkuat citra merek. Menurutnya membangun kepercayaan masyarakat ialah hal yang sulit.

“Karena kalau kita lihat tahun 2020 kita jualan 200 unit di posisi 18. Pada 2021 kita menjadi 3.000 unit di posisi nomor 10. Lalu di tahun 2022 dengan (penjualan) 30.000 unit itu kenaikan 10 kali lipat, itu posisi kita di nomor 6 (#delapan),” kata Makmur.

“Tidak gampang bagi suatu merek membangun citra yang baru dan mendapat kepercayaan masyarakat jadi saya hanya bisa berkomentar saya berikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia atas kepercayaannya terhadap produk-produk kami,” kata dia.

Makmur mengatakan pilihan konsumen terhadap suatu produk tidak hanya dari sisi produk, tapi secara keseluruhan. Faktornya cukup banyak mulai dari harga, kepercayaan merek maupun pelayanan.

“Memang mungkin dari sisi pelayanan masih ada kekurangan dan itu yang menjadi tugas kami untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Makmur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!