Highway Hypnosis Cenderung Berujung Kecelakaan, Sangat Berbahaya

wartabeta.com – Salah satu penyebab kecelakaan di jalan tol adalah highway hypnosis , di mana pengemudi seperti dihipnotis karena kondisi jalanan yang monoton.

Jadi pengemudi yang sedang berada di jalan tol, dia kehilangan kesadaran kalau sedang menyetir. Ketika tidak sadar, pengemudi ternyata cenderung mengarahkan kendaraannya ke satu objek.

Hal ini seperti yang diungkapkan Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia. Highway hypnosis dimulai karena otak yang stagnan dan mengantuk .

“Nah saat itu, kendaraan sering diarahkan ke objek yang menonjol dari gambaran yang monoton,” ucap Sony kepada Kompas.com, Rabu (19/10/2022).

Oleh karena itu, tidak jarang mobil jadi menabrak kendaraan yang sedang berhenti di bahu jalan, atau diarahkan ke tiang jembatan di tengah tol.

Tentu jika sudah menabrak, akibatnya fatal mengingat kecepatan kendaraan sebelumnya sudah tinggi. Hal ini dinamakan target fixation, pengemudi sudah fokus pada satu objek yang menonjol.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre mengatakan, cara untuk mencegah highway hypnosis saah satunya adalah dengan lakukan istirahat.

” Pengemudi mobil jangan memaksakan diri untuk mengendarai mobil bila sudah lelah,” kata Marcell.

Baiknya, setiap tiga jam sekali pengemudi mobil wajib beristirahat. Dengan begitu, pengemudi tidak mudah dilanda rasa jenuh, lelah dan hilang konsentrasi.

Selain itu, pengemudi bisa siapkan daftar lagu yang penuh semangat. Usahakan pilihan lagunya banyak agar tidak diulang-ulang yang pada akhirnya tetap membuat bosan saat mengemudi.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://wartabeta.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://wartabeta.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *