69 Pegawai Kemenkeu Diduga Lakukan TPPU, Benny K Harman Khawatir Ada Aliran Dana Terkait Politik

wartabeta.com – Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Benny K Harman meminta kasus 69 pegawai Kementerian Keuangan yang diduga terlibat pencucian uang tak berakhir dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Adapun Mahfud mengaku telah mengirimkan laporan dugaan pencucian uang yang dilakukan 69 pegawai Kemenkeu kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Benny menyatakan, laporan itu harus ditindaklanjuti dengan pengusutan kasus oleh aparat penegak hukum.

“Pertama, harus diusut tuntas. Jangan hanya diumumkan, harus lebih dari itu, APH (aparat penegak hukum) segera mengusut asal usul dana tersebut,” kata Benny saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/3/2023).

Benny khawatir, aliran dana dari oknum pegawai pajak tersebut justru digunakan untuk kepentingan licik, salah satunya untuk kepentingan politik kelompok tertentu yang ditengarai ingin menggagalkan Pemilu 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini terus menyoroti apa yang disampaikan Mahfud MD terkait laporan 69 pegawai pajak diduga terlibat pencucian uang.

Dari pernyataan Mahfud, Benny berpendapat bahwa hal itu memperjelas banyaknya mafia dalam tubuh Kementerian Keuangan.

Ia pun berharap negara bisa memberantas mafia di segala sisi, termasuk di pemerintahan.

“Mestinya makin berkurang (mafia), bukan makin bertambah. Reformasi birokrasi harus segera dijalankan di Kemenkeu,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Mahfud MD telah mengirimkan laporan dugaan pencucian uang yang dilakukan 69 pegawai Kemenkeu kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Mahfud yang juga berstatus sebagai Ketua Tim Pengendalian TPPU itu mengirimkan laporan tersebut berdasarkan data yang diperolehnya dari PPATK.

“Saya kirim lagi ke Bu Sri Mulyani, ada 69 pegawai Kemenkeu yang sudah dilaporkan oleh PPATK diduga melakukan pencucian uang. Sebanyak 69 orang dilaporkan oleh PPATK ke Menteri Keuangan pada bulan September 2019,” ujar Mahfud dalam acara bersama Kompas Gramedia di Menara Kompas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2023).

“Oh iya, nanti saya periksa,” kata Mahfud menirukan omongan Sri Mulyani merespons laporan tersebut.

Berdasarkan hasil analisis sementara, para pegawai Kemenkeu itu melakukan transaksi dalam jumlah kecil, tetapi berulang kali.

“Transaksinya kecil-kecil lah, Rp 10 juta-15 juta, tetapi bisa 50 kali,” ujar Mahfud MD.

Kemudian, Mahfud mengungkapkan bahwa Sri Mulyani berkomitmen akan menindak para pegawainya itu apabila terbukti melakukan pencucian uang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Jenis mobil apakah yang menggunakan dua mesin penggerak dengan bensin dan motor listrik?

Dapatkan total hadiah Rp 5.000.000,- untuk 10 orang beruntung dengan mengikuti kuis otomotif berikut ini!

Berikut ini yang merupakan kelebihan dari kendaraan listrik, kecuali?

Apa nama bahan bakar dari pertamina ber-oktan 92?

Pada tahun berapakah Robert Anderson mengembangkan mobil roda tiga menggunakan baterai listrik?

Apakah kepanjangan EV yang biasa digunakan dalam mobil listrik?

E-mail

Isi data dirimu untuk keperluan pendataan dan pengiriman hadiah ya

No. Handphone

Nama Lengkap

Provinsi Domisili

Kota/Kabupaten Domisili

Tahun Lahir

Apakah Anda sudah terlindungi dengan Asuransi?

Jenis perlindungan apa yang Anda butuhkan?

Terima kasih atas partisipasinya!

Silahkan login dengan KG Media ID untuk melanjutkan survey

error: Content is protected !!