5 Perkelahian Terbrutal Dalam Sejarah Piala Dunia, Brasil Paling Bar-Bar

Wartabeta.com – Berikut ini perkelatihan terbrutal dalam sejarah Piala Dunia dimana Brasil paling bar-bar. 

Piala Dunia jadi ajang sepakbola paling kompetitif yang melangsungkan negara terbaik di penjuru benua dan pemain bertabur bintang. 

Kompetisi empat tahunan ini akan kembali berlangsung di tahun ini pada 20 November hingga 18 Desember 2022 nanti di Qatar. 

Mengingat kompetisi yang berlangsung hanya empat tahun sekali itu membuat para negara bersaing keras untuk mendapatkan gelar juara. 

Maka tak jarang amisi untuk saling sikut membuat terkadang ada pertikaian yang panas. 

Berikut ini kami merangkum beberapa perkelahian paling brutal dalam sejarah Piala Dunia. 

5 Perkelahian Terbrutal Dalam Sejarah Piala Dunia 

1. Peru vs Rumania (Piala Dunia 1930)

Perkelahian terbrutal dalam sejarah Piala Dunia yang pertama terjadi pada laga Peru vs Rumania pada edisi 1930. 

Perkelahian tersebut melibatkan kapten Timnas Peru, Placido Galindo yang saat itu ia mengalami emosi yang luar biasa. 

Bahkan ia mematahkan kaki bek kiri Rumania, Adalbert Steiner sehingga wasit mengusirnya pada menit ke-70. 

Pada laga tersebut Peru harus mengakui kekalahan 3-1 dari Rumania. 

2. Brasil vs Cekoslovakia (Piala Dunia 1938)

Selanjutnya terjadi pada pertandingan Brasil vs Cekoslovakia pada edisi 1938 yang berlangsung di Paris. 

Laga tersebut terjadi di babak perempat final yang sepanjang permainan berlangsung secara brutal dan dirwarnai perkelahian,. 

Perkelahian itu membuat dua pemain Brasil Machado dan Zeze Procopia dan satu pemain Cekoslovakia, Jan Riha dikeluarkan wasit. 

Sedangkan ada pemain juga yang mengalami patah lengan kanan yaitu Frantisek Plancika dan Oldrich Nejedly. 

Alhasil pertandingan itu berakhir dihentikan pada skor 1-1 dan saat dilakukan laga ulang, Brasil berhasil meraih kemenangan 2-1. 

3. Hungaria vs Brasil (Piala Dunia 1954)

Brasil lagi lagi terlibat perekelahian brutal pada Piala Dunia 1954 yang berlangsung di Swiss. 

Kali ini Brasil bertemu dengan Hungaria dan laga tersebut memiliki julukan Battle of Berne. 

Laga tersebut berlangsung di bawah guyuran hujan dan diwarnai oleh perkelahian kedua tim. 

Memasuki babak kedua, wasit memberikan penalti kontroversial yang membuat para jurnalis Brasil melakukan invasi ke tengah lapangan. 

Tensi makin naik kala gelandang Hungaria, Jozef Bozsik dan bek Brasil, Nilton Santos dikeluarkan karena terlibat perkelahian di menit ke-71. 

Perkelahian tersebut berlangsung hingga ke ruang gandi yang mana Hungaria berhasil memetik kemenangan 4-2. 

4. Italia vs Chile (Piala Dunia 1962)

Keempat ada laga brutal yang terjadi pada Italia vs Chile yang berlangsung Piala Dunia 1962. 

Bahkan panasnya laga tersebut mulai terasa sebelum laga berlangsung akibat dua wartawan Italia yang mengkritisi persiapan Chile sebagai tuan rumah Piala Dunia 1962. 

Baru 12 menit laga berlangsung, terjadi pelanggaran keras dan hal tersebut sering terjadi sepanjang laga Italia vs Chile. 

Bahkan salah satu pemain Italia, Giorgio Ferrini harus dipaksa keluar oleh polisi karena menolak keluar dari lapangan. 

Pada laga tersebut, Chile yang berstatus sebagai tuan rumah berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0. 

5. Uruguay vs Italia (Piala Dunia 2014)

Terbaru ada perkelahian yang terjadi pada Piala Dunia 2014 di fase grup yang mempertemukan Uruguay vs Italia. 

Saat itu, penyerang Uruguay yakni Luis Suarez secara mengejutkan mengigit bahu dari bek Italia, Giorgio Cheillini pada menit ke-80. 

Aksi memalukan Suarez itu membuat Chellini merasa tak terima dan terjadi keributan dari kedua tim. 

Namun Suarez tak tersorot oleh wasit dan terbesar dari kartu dan laga tersebut berakhir dengan kemenangan Uruguay dengan skor 0-1. 

Kendati demikian, komite disiplin FIFA memberikan hukuman kepada Suarez dengan melarang pertanndingan internasional selama 9 laga. 

Selain itu Luis Suarez jua dilarang beraktivitas di dunia sepak bola selama empat bulan dan harus membayar sejumlah denda. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *