4 Kontroversi di Piala Dunia 2022, Mulai Isu HAM Hingga Lingkungan

Wartabeta.com – Berikut ini daftar kontroversi Piala Dunia 2022 yang membuat Qatar mendapatkan kecaman dari banyak pihak.

Ajang empat tahunan ini akan mulai bergulir pada 20 November hingga 18 Desember 2022 di Qatar.

Kompetisi sepabola terbesar sedunia ini tentu banyak yang menantikannya mengingat melasungkan berbagai laga seru dari tim terbaik.

Selain itu, kompetisi yang hanya berlangsung selama 4 tahun sekali ini menjadikan antusias publik sepak bola yang meningkat.

Piala Dunia 2022 akan jadi pertama kalinya berlangsung di Qatar namun hal ini tak terlepas dari berabgai kontroversi yang terjadi di ajang empat tahunan ini.

Banyaknya konntroversi yang terjadi membuat Qatar menjadi sorotan banyak media di seluruh penjuru dunia.

Lalu apa saja Kontroversi yang terjadi? berikut ini rangkumannya.

4 Kontroversi Piala Dunia 2022

Kontroversi buruh migran

Salah satu kontroversi yang menjadi perbincangan seluruh dunia adalah berkenaan dengan para pekerja migran di Qatar.

Untuk melangsungkan pertandingan Piala Dunia 2022, Qatar melakukan pembangunan stadion dan infrastruktur secara besar-besaran.

Namun dalam proses pembangunan tersebut banyak kendala yang dialami mulai dari masalah upah hingga paksaan bekerja dalam suhu yang tinggi.

Bahkan parahnya, proses pembangunan tersebut mengorbankan ribuan korban jiwa sejak pertam kali mengajukan di tahun 2010.

Kontroversi Hak Asasi Manusia

Kontroversi di Piala Dunia 2022 selanjutnya yang menyangkut Hak Asasi Manusia hingga mendapatkan protes dari berbagai pemain. 

Salah satu aksi protes dilakukan Timnas Denmark yang akan menggunakan seragam biasa saja di Piala Dunia 2022 ini. 

Di skuad Timnas Denmark sendiri ada beberapa pemain bintang seperti Simon Kjaer dan Christian Eriksen yang akan mengenakan seragam tanpa logo. 

FIFA sendiri sebagai otoritas sepak bola tertinggi dan yang bertanggung jawab atas berlangsungnya Piala Dunia ini tampak menahan diri dari isu Hak Asasi Manusia ini. 

Hal ini membuat FIFA belum memberikan izin atas tindakan yang akan dilakukan oleh beberapa negara. 

Keputusan tersebut masih melihat kondisi Piala Dunia apakab bersifat politis. 

Kontroversi terkait isu lingkungan

Isu lingkungan mendapatkan sorotan mengingat Piala Dunia 2022 menjadi yang pertama kalinya berlangsung di timur tengah. 

Panasnya kondisi cuaca di Qatar membuat pihak penyelenggara akan enggunakan AC demi menetralisir suhu dalam stadion. 

Kendati demikian hal ini ta disarankan untuk memperangi pemanasan global karena meingkatkan gas CFC. 

Atas keputusan tersebut, Qatar mendapatkan banyak kritikan dari  para pengamat lingkungan. 

Kendati demikian penggunaan AC di stadion tetap akan dilakukan demi membuat para penonton bisa nyaman. 

Kontroversi suap Qatar kepada pemain Ekuador

Kontroversi yang terbaru menyangkut isu suap yang dilakukan Qatar kepada para pemain Ekuador. 

Qatar sendiri akan menjalani laga pemuka melawan Ekuador di babak penyisihan Grup A pada 20 November 2022. 

Namun jelang laga tersebut, terdapat 8 pemain Ekuador yang diduga disuap oleh Qatar dengan total uang 7,3 juta euro sebagai imbalan jika mengalah di laga pembuka nanti. 

Dugaan tersebut diungkapkan oleh Amjad Taha, seorang pakar urutan politik strategis dan direkrut regional pusat Inggris di Arab Saudi. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *